Bawaslu Goes to School di SMA Kristen Barana’: Membangun Kesadaran Demokrasi Sejak Dini bagi Pemilih Potensial
Toraja Utara – SMA Kristen Barana’ menerima kunjungan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Toraja Utara melalui program Bawaslu Goes to School, yang menghadirkan Ketua Bawaslu Toraja Utara, Brikken Linde Bonting, S.H., M.H., sebagai narasumber utama.

Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada para siswa sebagai pemilih potensial, sekaligus menanamkan nilai-nilai demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas sejak usia sekolah. Melalui sosialisasi ini, para peserta diajak memahami pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi Indonesia.
Kepala SMA Kristen Barana’, Marten Kala’ Lembang, S.Th., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bawaslu Kabupaten Toraja Utara atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, program Bawaslu Goes to School merupakan langkah strategis dalam membangun karakter generasi muda yang memiliki pemahaman yang baik tentang demokrasi, tanggung jawab sebagai warga negara, serta pentingnya menjaga integritas dalam setiap proses kehidupan bermasyarakat.

Dalam penyampaian materinya, Brikken Linde Bonting, S.H., M.H. menekankan bahwa demokrasi yang sehat tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Kesadaran terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara perlu dibangun sejak dini agar generasi muda mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan komitmen Bawaslu Toraja Utara dalam memperkuat pendidikan politik dan pengawasan partisipatif di kalangan masyarakat.


Para siswa mengikuti kegiatan dengan penuh antusias melalui sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif. Berbagai pertanyaan mengenai proses demokrasi, pengawasan pemilu, hingga pentingnya menjaga netralitas dan menolak praktik-praktik yang dapat merusak demokrasi menjadi bagian dari dialog yang berlangsung.
SMA Kristen Barana’ menyambut baik pelaksanaan program Bawaslu Goes to School sebagai bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan dan lembaga negara dalam membangun karakter peserta didik. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta kesadaran untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi.
Melalui kegiatan ini, SMA Kristen Barana’ terus berkomitmen mendukung pendidikan karakter dan kewarganegaraan, sehingga para siswa siap menjadi generasi penerus bangsa yang mampu menjaga nilai-nilai demokrasi, menjunjung tinggi kejujuran, serta berkontribusi positif bagi masa depan Indonesia.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SMA Kristen Barana’ Ikuti Skrining Kesehatan ANDALAN SEHATI dalam Rangka HUT ke-357 Sulawesi Selatan
Barana' — Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan, SMA Kristen Barana’ turut berpartisipasi dalam kegiatan skrining kesehatan melalui program AN
BPS Gereja Toraja Sambut Dua Wakil Duta Pariwisata Sulawesi Selatan 2026 dari SMA Kristen Barana’ dan Berikan Doa Restu Menuju Ajang Nasional
TORAJA UTARA — Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja menyambut kedatangan dua siswa berprestasi SMA Kristen Barana’ yang berhasil mengharumkan nama sekolah dan daerah dal
Siswa SMA Kristen Barana’ Kunjungi Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Toraja Utara
TORAJA UTARA — Prestasi membanggakan yang diraih siswa SMA Kristen Barana’ di ajang Duta Pariwisata Sulawesi Selatan 2026 menjadi momentum untuk terus mengembangkan potensi
SMA Kristen Barana’ Terima Kunjungan 30 Santri DDI Galesong Baru, Perkuat Semangat Toleransi dan Persaudaraan Lintas Agama
RANTEPAO — Semangat kebersamaan dalam keberagaman tercermin melalui kunjungan 30 santri Pondok Pesantren DDI Galesong Baru, Makassar, ke SMA Kristen Barana’, Rantepao, Kab
Barana’ Choir Raih GOLD MEDAL di The 7th Penabur International Choir Festival 2026
Jakarta, 7–12 September 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Barana’ Choir, SMA Kristen Barana’. Tim paduan suara sekolah berhasil meraih GOLD ME